
Siang hari ini aku dapet SMS dari seorang Mitra Bisnis ABE asal Sukabumi, Maya Susanti. Menggelitik juga isi SMSnya. Aku merasa, isi SMS tersebut pantas menjadi renungan buat kebanyakan manusia akhir zaman ini, entah menurut Anda. SMS tersebut seperti berikut.
===
Iblis: “Ya… Allah! Hamba minta pensiun dini saja!”
Allah: “Kenapa minta pensiun? Padahal kamu sendiri yang meminta untuk selal menggoda manusia, kan?!”
Iblis: “Hamba minta ampun Ya… Allah! Amit-amit… sekarang kelakuan manusia sudah melebihi Iblis. Hamba khawatir, justru hamba yang tergoda oleh manusia. Makanya hamba minta pensiun dini saja! Manusia berzina; yang enak dia, yang disalahkan hamba. Manusia korupsi; dia yang menikmati, tapi katanya digoda oleh hamba. Yang paling sedih lagi, tiap musim haji, hamba dilempari batu oleh jutaan manusia di Mekah. Padahal yg melempari itu kawan hamba juga…!”
===
Hemmmm… itulah fenomena kebanyakan manusia akhir zaman ini!!!
Na’udzu billahi min dzalik!
Incoming search terms:
- iblis
- gambar iblis
- iblis minta pensiun
- jin minta pensiun dini
- iblis pensiun
- foto iblis
- hamba manusia
- ketika iblis pensiun
- kolom kompas tentang iblis
- macam-macam bermakrifat kepada alloh
- minta
- Jalmi akhir jaman
- iblis pensiun dini
- sms setan minta pensiun
- : ya tuhan hamba minta pensiun dini saja tuhan tuhan: kenapa kamu minta pensiun dini padahal kamu yang minta untuk selalu dapat menggoda manusia? iblis: hamba minta ampun ya tuhan amit-amit kelakuan manusia jaman sekarang sudah melebihi iblis hamba kuatir
- iblis minta pensiun dini
- akhir jaman akhlak manusia semakin bobrok
- Bagaimana cara berkomunikasi dengan setan
- cara berkomunikasi dengan iblis
- fenomena kebobrokan akhlak
- foto van iblis
- iblis asli
- iblis bermakrifat
- iblis dan akhir zaman
- ya allah hamba minta a
No related posts.



{ 24 comments… read them below or add one }
oom gimana sih iblis dosannya setumpuk gampang bisa berkomunikasi dengan Alloh, kita nih yang tidak setua iblis, susah banget bisa berkomunikasi dengan Nya , wah gak adil nih .
errrm.. sebenernya memang dulu yang namanya Iblis itu penghulu/pemimpin para jin, Mbak Maria. Iblis juga bermakrifat (kenal) pada Allah.
Dulu, retorika Iblis nolak sujud ke Adam a.s. juga berterima secara tauhidi.
Kata Iblis l.a.:”Aku tidak akan sujud pada selain Allah!”
(Ungkapan ini maknanya benar, tapi dalam hal ini, Iblis (dan para malaikat) sebenarnya tidak tahu bahwa makhluk baru yang disebut manusia ini telah ditiupkan Ruh ke-Ilahi-an, bukan dengan nyawa biasa.)
Tapi, Allah Swt. Maha Mengetahui latar argumentasi Iblis ini bukanlah dari keikhlasan tauhid, melainkan dari kesombongan pribadinya.
“Yanzuru ‘ala qulubikum, ” Sesungguhnya AKU memandang hati.
Iblis tahu hanya ada satu Tuhan, tapi karena udah sakit hati dihukum Allah pasti masuk neraka, makanya ia tularkan “keputus-asaan total”-nya kepada anak-anak Adam a.s. dengan terjemahan bermacam-macam: sombong, khianat, tidak jujur, dengki, iri, syahwat, dll.
Umat Adam a.s., kita, juga dikasih tahu kok cara berkomunikasi langsung dengan Allah, yaitu dalam ilmu dan praktik tauhid yang menjadi pondasi rukun Islam dan rukun Iman kita. Tinggal mau dan mampu atau tidak saja kita menjalaninya. Jadi, Allah adil ‘kok. ^^
Nah, ntu Bun, dah dijelasin ama Kang Muxlimo
ya…benar juga, kelakuan manusia sekarang ini sudah melebihi iblis, semoga alloh tetap menjadikan kita semua manusia yang tetap beriman & bertaqwa kepada Alloh SWT..
Aminnn ya Rabbal Alamiin atas doanya, Kang..
Muhun Kang, mugia Alloh ngaping ngajaring urang sadaya supados teu mengpar tina jalur Mantenna, amin!
Subhanallah… sae pisan SMS renunganna na, Kang..
Kapungkur pisan dina kolom sastra koran KOMPAS aya cerpen anu tema na sarupi ieu:”DAN IBLIS PUN MERAJUK.”
Sami pisan efek tulisan na sareng tulisan dina postingan ieu, nyaeta “nyabok” samudaya jalmi anu ngakukeun nyembah Gusti Allah Swt.
Hatur nuhun, Kang..tos diemutan deui perkawis ieu.. salam sukses, Kang! ^^
Sumuhun Kang. Upami keuna ka jalmi anu “waras” mah eta pepeling téh matak janten panggeuing. Mung duka upami keunana ka jalmi anu tos teus haté langkung teus manan batu mah
Mugia urang mah salawasna dipaprin pituduh kana jalan Alloh nya Kang, amin!
waduh, memangnya kita bisa yah ngegoda iblis la wong ngeliyat aja belum pernah
Kan manusianya jadi iblis pula
wah, susah juga nih kalo iblis pensiun. Masa kerjanya udah ribuan tahun, uang pesangonnya berapa ya ? hehe
————————
jadi renungan kita bersama nih kang….
Iya mas, moga jadi pengingat agar kita menjauhi tipu daya iblis
makin lama berguru makin bingung… sebenarnya iblis itu seperti gmana, apakah ia kerjaannya bisik bisik ke kuping kita saat kita tidur, saat kita makan, saat kita blogwalking sih?
Nah ntu wujud “dia” yang bikin bingung Mas Sriyono
hahaha, kenapa juga g dari dulu ya si Iblis, minta pensiun, g pake pikir panjang sih dia, asal emosi doang
bener kata si iblis, dari godaannya yang enak2 itu, manusia yang menikmati, dia yang disalahin, tapi ntar juga di neraka sama2 dibakar, na’uzubillah
Semoga kita pun selalu terlindung dari tipudayanya, Amin!
betul sekali mas, saat ini banyak manusia yang menjelma menjadi iblis. kita hrus hati2 agar tidak terpengaruh.
Yup, di mana pun kita berada memang rus berhati-hati
asli jlebh banget ini mas…
dunia makin rusak, moral ancur, parah… akhir zaman semakin dekat…
semoga kita termasuk dalam golongan yang senantiasa dijaga oleh Allah SWT
Iya Mas Arief, semoga kita termasuk manusia yang dijaga oleh-Nya dari segala penyimpangan, amin!
WALAH…….
NGACA YUKKKKKK
KITA DAH MIRIP IBLIS KAGAK YA….???
AQ EMOH AH…….
NAH…….MANUSIA2 SAPA YANG MERASA MELEBIHI IBLIS…..
SK MU BISA DIPERPANJANG……
PADAHAL IBLIS DAH MINTA PENSIUN DINI
Mba mau ngikut pensiun dini juga? hehe… *peace*
hahaha cek iblis teh teu kudu ngagoda manusa da geus jahat
tAH GEUNING ARI SUHUNA MAH UNINGA HAHA….