
Lukman al Hakim bukanlah nabi ataupun rasul. Namun karena sikapnya yang bijak, dia diabadikan oleh Allah dalam Al-Quran. Nama dan nasihat-nasihatnya terpampang dalam salah satu surat dalam Al-Quran, yakni dalam surat lukman. Karena sikapnya yang bijak itu pula ia diberi gelar al Hakim (bijaksana).
Selain dalam Al-Quran, nasihat-nasihat Lukman ada pula yang tercatat dalam hadis. Nasihat yang tertera di atas itulah salah satunya. Apa isi nasihat tersebut? Yes, right! Nasihat tersebut menekankan “keharusan” memenuhi kebutuhan hidup (cara mencari rezeki) dengan cara yang halal.
Kalimat di atas terjemahnya kira-kira seperti berikut.
Wahai anakku! Penuhilah kebutuhanmu dengan usaha mencari rezeki (kasab) yang halal. Karena sesungguhnya orang yang membutuhkan sesuatu (berada dalam kondisi miskin) biasanya akan tertimpa tiga masalah, yaitu dangkal pengetahuan agamanya, lemah akalnya, dan hilang harga diri (rasa malu)nya.
Mengapa Lukman al Hakim berpesan seperti itu? Mengapa harus mencari rezeki? Mengapa Lukman al Hakim menekankan bahwa mencari rezeki harus dengan cara yang halal?
Menghindari Kemiskinan
Setiap manusia harus mencari rezeki agar terhindar dari kefaqiran dan kemiskinan. Sementara kemiskinan itu akan membawa tiga bahaya besar, yaitu dangkalnya pengetahuan agama, lemahnya akal, dan hilangnya rasa malu (mengabaikan harga diri). Mengapa sebegitu bahayanya kemiskinan itu?
Bagaimana tidak, seseorang yang miskin tidak akan sempat memikirkan agama. Hidupnya disibukkan dengan pikiran serba ketakutan, kebingungan, dan putus asa dalam mencari rezeki. Akibatnya, agamanya dangkal, bahkan imannya bisa hancur lebur.
Kemiskinan juga akan menyebabkan lemahnya akal. Jelas ini nampak dalam kehidupan. Orang miskin tidak mampu membniayai pendidikan keturunannya. Orang miskin tidak mampu memenuhi gizi yang sempurna. Akibatnya, orang miskin itu lemah akalnya, hidupnya diliputi kebodohan.
Kemiskinan juga meluluhlantakkan hargha diri. Ya, orang miskin kadang tidak peduli terhadap harga dirinya. Mereka tidak lagi memiliki rasa malu. Apa pun jalannya, mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka tidak peduli halal dan haram.
Kewajiban Mencari Rezeki dengan Cara yang Halal
Lukman al Hakim menegaskan wajibnya mencari rezeki dengan cara yang halal. Beliau mengingatkan anak-anaknya dan juga kita semua tentang hal ini, karena bukan saja orang miskin, orang kaya pun jika sudah “didesak hawa nafsu” akan tertimpa tiga bahaya besar tadi.
Orang kaya yang terlena dengan dunia akan melupakan agamanya, sibuk dengan karirnya, sibuk dengan bisnisnya, sibuk dengan hartanya. Jika demikian, jelas harta yang dicarinya itu tidak akan memenuhi kriteria halal seutuhnya.
Orang kaya yang terlena dengan dunia akan hilang akal sehatnya. Apa pun caranya dia tempuh untuk meraih kekayaan dan tak pernah puas dengan yang ada. Bahkan berbagai jenis bahaya pun tak dihiraukannya. Jelas tidak berfungsi akal sehatnya, kan?
Orang kaya yang terlena dengan dunia akan hilang rasa malunya. Yup, coba saja lihat para koruptor di negeri ini, adakah mereka merasa malu di hadapan rakyat banyak? Yah… yang jelas mereka enjoy aza dengan “kegilaannya”.
nah itulah mengapa Lukman al Hakim mengingatkan agar mencari rezeki dengan cara yang halal, karena miskin atau kaya bisa saja terjebak perangkap dunia ini.
Itulah sekilas Pesan Lukman al Hakim dalam Mencari Rezeki. Semoga kita mampu mengikuti nasihat tersebut dan mendekati sempurna. Amin!
Incoming search terms:
- mencari rezeki
- nasehat lukmanul hakim
- mencari rezeki halal
- cara mencari rezeki yang halal
- mencari rezeki yang halal
- lukman al hakim
- rezeki yang haram
- luqman al hakim
- nasihat lukmanul hakim
- nasehat lukman al hakim
- mencari rezki
- pesan lukman alhakim
- pesan luqman al hakim
- agar terhindar dari kemiskinan
- lukman alhakim
- 12 nasehat lukman hakim
- 12 nasehat lukmanul hakim
- nasehat rezeki
- nasihat serba tiga
- nasehat luqman al hakim
- rezeki dalam al quran
- nasehat dalam al quran
- cara menghindari rezeki haram
- pesan luqman hakim tentang kemiskinan
- pesan-pesan dari al quran dan hadist
- pesan
- Hadist mencari rezeki yang halal
- pesan dari Nabi
- pesan yang terkandung dalam surat lukman
- quran: rezeki
- pesan pesan luqman al hakim
- rahasia mencari rezeki
- nasihat lukman al hakim
- miskin hilang akal
- nama nabi dan rasul
- mencari rejeki yang halal
- mencari rejeki halal
- makanan haram menurut al quran
- nasehat lukman hakim
- nasehat lukmanul hakim dalam al quran
- kriteria haram halal rezeki
- nasehat bijak rezeki halal
- nasehat orang bijak
- nasehat tentang rezeki
- kisah lukmanul hakim
- MENGHINDARI KEMISKINAN
- Sekilas pesan Luqman
- tips menghindari kemiskinan
- cara mendapat rezeki
- surat dalam alquran tentang rezeki
No related posts.



{ 11 comments… read them below or add one }
Leres pisan, Kang..!!
Sekarang ini kayaknya banyak orang yang gak peduli makanan yang dia makan itu halal atau haram. Padahal, kalau makanan haram masuk ke badan, insyaAllah mau ibadah serajin apa pun gak akan pernah bisa khusyuk. Yang ada malah pikiran jahat merajalela di kepala.
Banyak yang meremehkan kalau makanan itu erat hubungannya dengan iman.
Muhun tah kitu Kang.
Memang kaseuseueuran jalmi teh lalawora kana perkawis rezeki teh.
Padahal rezeki teh pan ngadarah daging dina sakujur awak urang.
Nya tangtosna oge bakal mangaruhan kana sagala gerak gerik jiwa raga nya Kang
Wah… memang patut di tiru..
siapa sih yang tak kenal lukman?? hemm…
Mitra bisnisnya makin banyak ya pak, cakep-cakep lagi…
Tepat!!!
Memang patut dijadikan teladan di samping Rasulullah saw.
===
Alhamdulillah terus berkembang Mas. Ntar akhir mo nambah lagi tiga orang
emang mau dikenalin mas ?
Boleh juga tuh, tinggal kontek. Asal yang masih single-nya hahaha….
membaca tulisan bapak, saya jadi ingat sama Gertakan Khalifah Ali, “Seandainya Kemiskinan Itu Berwujud Manusia, Niscaya Aku Akan Membunuhnya.” Semoga menjadi penyemangat kita untuk terus bersemangat mencari rezeki sebanyak2nya…amien…
Tepat banget!!!
Itulah wujud semangat bahwa kita rus berusaha keras tuk menanggulangi masalah kemiskinan
mantab pak…!!!
mudah-mudahan kita terhindar dari ketiga masalah tersebut kang… Amin…
——————–
sukses terus dengan bisnis ABEnya kang
Amin!
Sukses juga buat Mas Octa dan keluarga!
{ 1 trackback }